Danau – danau Terunik di Indonesia

Sajian alam yang membentang di garis khatulistiwa ini memang selalu memanjakan mata. Terlebih bagi mereka yang memiliki hobi menjelajah alam. Indonesia menyimpan kekayaan dan pesona alam yang sangat luas dan tidak terhitung, termasuk-danau-danau yang ada di Indonesia. Danau-danau yang ada di Indonesia banyak yang memiliki keunikan dan kehasannya masing-masing. Berikut adalah danau-danau terunik yang ada di Indonesia.

Danau Kelimutu

Danau Kelimutu

Danau Kelimutu

Danau kelimutu sebenarnya merupakan kawah dari Gunung Kelimutu. Danau Kelimutu ini terletak di Taman Nasional Gunung Kelimutu yang berada di Provinsi Bali dan Dan Nusa Tenggara Barat. Danau Kelimutu pertama kali ditemukan oleh seorang berkebangsaan Belanda bernama Van Such Tellen.

Kawah Gunung Kelimutu ini terbagi dalam tiga danau, masing-masing danau memiliki warna yang berbeda beda. Namun warna-warna danau tersebut dapat berubah kapan pun tanpa adanya tanda dan bahkan sangat sulit untuk diprediksi.

Menurut kepercayaan masyarakat sekitar, Danau Kelimutu merupakan tempat berkumpulnya roh-roh dari orang-orang yang telah meninggal. Warna air danau juga memiliki arti tersendiri berkaitan dengan roh-roh yang menghuni danau tersebut. Sedangkan secara ilmiah, warna air di Danau kelimutu ini terjadi karena adanya pantulan dari partikel-partikel mineral yang terkena cahaya matahari. Perubahan warna pada air Danau Kelimutu ini karena adanya perubahan pada kandungan mineral di dalam Danau Kelimutu tersebut. Fenomena ini berkaitan dengan aktivitas vulkanik yang terjadi di Gunung Kelimutu.

Danau Kakaban

Danau Kakaban

Danau Kakaban

Ubur-ubur biasanya memiliki habitat hidup di air laut dan memiliki sengat yang berbahaya bagi manusia. Namun di Danau Kakaban merupakan habitat bagi ribuan ubur-ubur dari 4 spesis ubur-ubur yang tidak memiliki sengat dan tidak berbahaya bagi manusia.

Danau Kakaban berada di tengah-tengah Pulau Kakaban, terletak di Provinsi Kalimantan Timur. Danau Kakaban pada mulanya terbentuk dari air laut yang masuk ke dalam cekungan di Pulau Kakaban dan tidak bisa kembali ke laut akbat tertahan oleh tebing yang terbentuk sekitar danau. Air laut yang terperangkap itu kemudian bercampur dengan air tanah yang membuat kadar keasinan danau ini berkurang. Uniknya, ubur-ubur yang berada di danau ini telah berevolusi dan kehilangan sengat mereka karena ubur-ubur yang hidup di sini hanya memakan algae.

Danau Atas Bawah

Danau Atas Bawah

Danau Atas Bawah

Nama dari danau ini sudah terdengar unik, Danau Atas Bawah. Danau Atas Bawah terdiri dari dua buah danau yang diberi nama Danau Atas dan Danau Bawah. Danau ini terletak di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Sepintas tidak ada yang unik dari kedua danau ini, namun jika dicermati ketinggiannya, Danau Atas justru memiliki ketinggian yang lebih rendah dibandingkan dengan Danau Bawah.

Danau Telaga Warna

Danau Telaga Warna

Danau Telaga Warna

Danau yang terletak di Dataran Tinggi Dieng ini, memiliki sebuah keunikan yang tidak bsa ditemui di danau lainnya. Telaga Warna, julukan tersebut diperoleh karena perubahan warna dari satu buah danau yang berada di Dataran Tinggi Dieng tersebut. Perubahan warna yang terjadi pada Telaga Warna biasanya memunculkan gradasi warna antara hijau, biru tua, biru muda, hijau tosca, bahkan kuning. Aktivitas perubahan warna itu terjadi karena adanya perubahan dari senyawa belerang yang terdapat di Telaga Warna ini.

Danau Labuan Cermin

Labuan Cermin

Labuan Cermin

Sesuai dengan namanya, Danau Labuan Cermin memiliki air yang sangat bening. Tidak perlu menyelam untuk menikmati keindahan dasar danau. Air di danau ini sangatlah jernih dan sangat menyenangkan untuk berenang.

Keunikan lainnya, selain airnya yang sangat jernih adalah terdapat dua macam air di danau ini, yaitu air asin dan air tawar. Air tawar berada di permukaan atau bagian atas danau, sedangkan air asinnya terdapat di bagian bawah danau.

 

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerMyspaceRSS

Testimonials

awalnya gw ragu sama agent travel, takut ditipu bro… tapi, pas tau” jadwal yang harusnya berangkat jam 15:15 eh gw disuruh brangkat jam 05:00 kecewa banget awalnya, tapi stlah mndapat pnjelasan dr guide WG, akhirnya gw jalanin aja, banyak banget pengalaman yg udah dilewatin kmaren, mulai dr brangkt, di rakum, kalimati,jalan menuju puncak, the best bgt dah buat tim WG yg ngejamin kslamatan psertanya, buat widi, dimas, irwan yang nemenin qt disana makasi banyak yak, buat yg bantuin masak nasi, goreng ikan asin, sama MIE PERSAHABATAN yg gak sia” gw bawa habis juga ternyata 😀 buat lo smua yg mau ikut trip gw saranin WG itu recomended BANGET…   abdul fateh<abdulfateh.af@gmail.com>
Abdul Fateh, Semeru Edisi Lebaran 2014

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect With Us