Gunung Guntur – Jawa Barat

Gunung Guntur – Merupakan sebuah Taman Wisata Alam yang sering dikunjungi wisatawan, baik untuk hiking, tracking, camping ataupun kegiatan alam lainnya. Gunung yang memiliki ketinggian sekitar 2249 meter diatas permukaan laut (mdpl) ini memiliki bentang alam berupa padang savanna dengan beberapa puncak di sekelilingnya. Pemandangan dari atas sini sangat terbuka luas dengan suguhan panorama indah yang terbentang sepanjang mata memandang. Tidak hanya itu, lokasi Taman Wisata Alam ini juga menyuguhkan beberapa objek wisata lainnya yang bisa anda kunjungi seperti air terjun, sungai, lembah dan dua buah kawahnya yang bernama kawah pangkalan dan kawah gandapura.

Lokasi Dan Transportasi

Secara administratif gunung Guntur termasuk dalam wilayah Desa Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Untuk mendaki gunung ini anda dapat melalui jalur pendakian utamanya yaitu melalui air terjun Citiis.

Tidaklah sulit untuk menuju kesini karena jaraknya tidak terlalu jauh dari kota Garut. Dari manapun lokasi awal anda, dapat menggunakan angkutan umum untuk menuju terminal Garut terlebih dahulu. Dari sini kemudian dilanjut dengan menggunakan angkot tujuan Cipanas dengan ongkos sekitar Rp 3.000*). Dari Cipanas anda dapat menumpang truk penambang pasir yang akan menuju lokasi penambangan pasir di Kampung Citiis. Jaraknya sekitar tiga kilometer yang jika ditempuh dengan berjalan kaki dapat memakan waktu tempuh sekitar dua jam. Menumpang truk pasir tidak dipungut biaya, namun jika anda merasa ingin membayar dapat memberi dengan seikhlasnya. Dari batas penambangan pasir inilah pendakian anda akan dimulai.

Wisata

Banyak objek menarik yang bisa dinikmati di sekitar lokasi gunung Guntur. Seperti pemandian air panas, Sungai dan Air terjun Citiis. Panorama kawah dan pemandangan alam sekitarnya pun tak kalah indahnya. Mendaki gunung ini pun tidak memerlukan waktu yang begitu lama. Hanya diperlukan waktu sekitar empat jam saja sehingga bisa ditempuh bolak-balik atau jika betah untuk berlama-lama anda bisa pula bermalam dengan mendirikan tenda.

Perjalanan dari lokasi batas penambangan pasir sampai menuju air terjun citiis, jalur yang dilalui masih cukup landai dengan melintasi kawasan hutan dan aliran air terjun di sisinya. Terdapat pula sebuah lahan yang cukup luas untuk mendirikan tenda di sekitar air terjun. Cocok bagi anda yang ingin bermalam di sekitar sini.

Curug CitiisCurug Citiis bawah (sumber)

Dari air terjun perjalanan masih tergolong landai sampai batas pohon cemara yang terdapat plang. Dari sini barulah pendakian anda akan mulai benar-benar menanjak dengan medan berupa batuan kerikil kecil. Vegetasinya juga sudah mulai berubah, yaitu berupa padang savana dengan pohon pinus yang hanya tumbuh beberapa batang di dekat jalur.

Dari sini sampai selanjutnya perjalanan anda akan terus melalui padang savana. Jika pendakian dilakukan saat siang hari maka akan terasa sekali terik matahari yang menyengat kulit. Sampai sekitar dua jam berjalan terus menanjak maka tibalah anda di puncak 1. Di puncak ini terdapat lahan datar yang bisa untuk mendirikan tenda, namun anda harus berhati-hati dengan tiupan angin kencang yang datang karena lokasinya yang terbuka tanpa ada pepohonan yang melindungi. Di puncak 1 anda dapat melihat pemandangan kawah di sisi kirinya, sedangkan di sisi selatan akan terlihat pemandangan gunung cikuray yang berdiri dengan gagahnya.

Jalur menuju puncak 1Jalur menuju puncak 1 (sumber)

Dari puncak 1 kemudian perjalanan dilanjutkan menuju puncak 2 yang dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit. Medan awal yang dilalui masih cukup landai dengan vegetasi masih berupa padang savana. Sampai akhirnya mendekati punggungan, jalur akan kembali menanjak sampai menuju puncak 2. Puncak ini ditandai dengan adanya tugu triangulasi geodesi ITB. Disinilah biasanya pendaki akan bermalam dan meninggalkan barang bawaannya sebelum melanjutkan ke puncak 3 dan puncak 4 yang jaraknya tidak begitu jauh. Pemandangan di puncak 2 cukup terbuka luas, dimana gunung cikuray dan gunung papandayan sangat jelas terlihat dari sini.

Jalur menuju puncak 2Jalur menuju puncak 2 (sumber)

Tugu TriangulasiTugu Triangulasi (sumber)

Pendakian selanjutnya menuju Puncak 3 atau disebut puncak tertingginya dapat ditempuh dalam waktu 20 menit dengan medan dan vegetasi yang masih relatif sama dengan jalur sebelumnya. Dari puncak 3 akan terlihat puncak 4 yang tingginya lebih rendah dari puncak 3. Menuju Puncak 4 dapat ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit dengan melintasi jalur turunan dan kembali naik sampai akhirnya tiba di puncak 4.

view dari puncak 3view dari puncak 3 (sumber)

View Puncak 4 dari Puncak 3View Puncak 4 diambil dari Puncak 3 (sumber)

puncak 4Puncak 4 (sumber)

Keadaan puncak 3 dan puncak 4 cukup landai dan merupakan kawasan terbuka. Dari sisi Timur akan terlihat pemandangan puncak gunung masigit dan gunung parupuyan yang merupakan puncak kembaran gunung Guntur ini. Dari sisi Barat tampak pula pemandangan danau Bagendit dan pemandangan kota Garut dengan deretan pegunungan lain yang mengitarinya. Dari sisi Selatan tampak menjulang tinggi gunung Cikuray dan gunung papandayan yang mengeluarkan asap belerangnya. Sedangkan di sisi Utara pemandangan pegunungan yang menghijau tampak sangat menyejukkan mata.

View cikuray dan papandayanView cikuray dan papandayan dari Puncak 3 (sumber)

Tips

  1. Kawasan menuju puncak Guntur merupakan areal terbuka dengan sinar matahari yang akan langsung menyengat kulit. Sebaiknya pendakian dilakukan saat pagi atau sore hari karena cuaca akan terasa lebih sejuk.

  2. Persiapkan bekal minum dari air terjun Citiis karena di perjalanan selanjutnya tidak akan ditemui lagi sumber air.

  3. Bawalah masker dan topi untuk melindungi anda dari panas dan debu saat melintasi jalur pendakian.

  4. Sebaiknya pendakian dilakukan saat bulan Juni, dimana pemandangannya akan lebih cantik dengan panorama ilalang yang mulai berwarna merah muda.

  5. Jika hendak mendirikan tenda di area puncak, sebaiknya cari lokasi yang cukup terlindung dan ikatlah tenda dengan kuat karena tiupan angin kencang sering datang, terutama saat musim kemarau.

Melakukan kegiatan alam bebas di Taman Wisata Alam Gunung Guntur merupakan alternatif yang cocok bagi anda yang tidak memiliki banyak waktu untuk berlibur. Lokasinya yang menarik dengan beberapa objek wisata yang bisa dijumpai dijamin akan membuat liburan anda lebih berkesan. Selamat berlibur!

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerMyspaceRSS

Testimonials

Pendakian ke puncak Semeru pada tanggal 21-26 Juni 2014 sangat seru. Pemandangan yang ada disana sangat bagus. 
Dan semua rasa kita dapatkan disana, kehujanan, kepanasan, kedinginan, lelah, senang, takjub, semuanya, lengkap deh. 
Tambah maju buat tim wisatagunung, pokoke top markotop deh. Dan buat mas widi yang uda nemenin tim kita terus,
 thanks banget ya, hahahaha. Trip kmaren bener2 jadi pengalaman yang ga bakal terlupakan deh. Suerrr.Hahaha.
Benny Suria, Semeru Juni 2014

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect With Us